Selasa, 14 Mei 2019

7 Hal Ini yang Perlu di Hindari Orang Tua di Hadapan Anaknya

Anak merupakan cerminan orangtua. Apapun yang Kamu perbuat, bakal menjadi pembelajaran bagi mereka. Seorang psikolog klinis, Carrie Contey, Ph.D bahkan menyebutkan apabila Kamu ingin anak menjadi aktif, Kamu tak dapat menyuruhnya bermain ketika Kamu melihat televisi.

7 Hal Ini yang Perlu di Hindari Orang Tua di Hadapan Anaknya

"Anak bakal belajar berbicara, bertindak sebab mendengarkan serta memantau perbuatan Anda. Jadi apabila Kamu berolahraga setiap hari, dirinya tentu bakal mengikutinya," katanya, semacam dimuat laman Menshealth, Kamis (2/4/2015).

Di segi lain, ada berbagai faktor yang butuh dihindari orangtua dihadapan anak juga, semacam dilutip dari liputan6.com, beikut ulasannya:

1. Berbohong
"Berbohong merupakan praktik umum yang diperbuat orang dewasa. Mungkin Kamu tak menyadarinya tapi faktor ini tak baik bagi anak," kata Psikoterapis, Alyson Schafer.

Alyson juga mengungkapkan, ketika Anak belajar berbohong, dirinya bakal berpendapat faktor kecil bukan persoalan besar jadi dirinya juga dapat berbohong. Kamu tak ingin anak mengikutinya, bukan.

2. Menjaga rahasia dari istri Anda
Anda mampir ke toko untuk membeli sebatang rokok alias sekadar camilan serta berbisik terhadap anak Anda, "Jangan bilang Bunda ya."

"Anda mungkin berpikir tutorial ini tak berbahaya. Tapi menurut Schafer, kebiasaan ini bakal menunjukkan terhadap anak Kamu bahwa tak apa-apa untuk berbohong terhadap pasangan Anda.

3. Menganggu anjing
Bagi sebagian dewasa, mungkin mengganggu anjing tampak menyenangkan. Tapi Kamu tak bakal menyangka kalau anak juga dapat menganggapnya serius. "Anak belum paham mana yang wajib dianggap serius serta tidak. Yang mereka tahu hanya memantau perilaku Anda," kata Contey.

4. Menghabiskan terlalu tak sedikit dengan gadjet
"Apabila Kamu ingin anak menghabiskan waktunya tanpa sosialisasi serta bermain, silahkan ajarkan anak bermain gadjet. Tapi kalau Kamu ingin anak mencintai membaca buku serta kepandaian merakit semacam Lego, Kamu wajib meletakkan perangkat digital kini juga," ucap Contey.

5. Kehilangan kesabaran
"Anak-anak cenderung percaya kalau hal-hal kurang baik yang terjadi merupakan kesalahan mereka," jelas Susan Newman, Ph.D., seorang psikolog anak serta ahli Parenting. Bahkan apabila Kamu sedang kesal sebab tim favorit Kamu kalah, anak bakal bingung. Jadi tenangkan anak, serta jelaskan apa yang terjadi.

6. Mengolok-olok kawan alias kerabat
"Mengolok-olok kawan, kerabat sambil mabuk, ini bakal mengecap pada otak anak Anda. Jadi hindari pemakaian kata kasar di depan anak," kata Newman.

7. Bercanda mengenai guru alias sekolah
Bercanda mengenai guru alias sekolah mungkin bakal menyenangkan. Tapi Newman berkata, anak dapat berpendapat Kamu tak mempunyai rasa hormat pada mereka.